Rabu, 22 Agustus 2012

Balekambang Beach

Assalamu'alaekum dan slamat berjumpa lgi dg sy msih dlm acara Mbolank bondo bensin 2 liter.. 
Sebelumnya sy mw mengucapkan "Minal Aidzin wal Fa'idzin,, mhn mf lahir dan batin". Selamat hari Raya Idul Fitri sobat semuanya mohon maaf atas sgala kta yg ernah terucap, luka yg pernah menyayat, dan tngkah yg megeli,, ngapunten njiih..

Dalam rangka lebaran dan liburan kali ini,, saya ingin menulis salah satu tempat wisAta yang mungkin bisa jadi alternatif pilihan untuk berlibur bersama keluarga dan orang2 tersayang. Tempat yang akan kita tuju kali ini adalah Salah satu pantai karang yang terbentuk oleh aktivitas organisme polyps atau ganggang kapur yaitu Pantai Balekambang yang berada di Kabupaten Malang, tepatnya di Desa Srigonco kecamatan Bantur atau sekitar 56an km dari kota Malang (sempor tuh kalo jalan)



Sebelum berangkAT ke TKP, sangat disarankan bagi pengemudi untuk sarapan makanan bergizi. Seperti Pantai-pantai di sebelah selatan Kabupaten Malang yang lain,, akses menuju ke TKP jg tidak mudah serta membutuhkan perjuangan mendaki gunung lewati lembah sungai mengalir indah ke samudra..(malah nyanyi..haha). Ditambah lagi ada sebuah tanjakan HOROR yang dinamakan JURANG MAYIT di km ke 5 sebelum mencapai pantai. Tapi tenang,, bagi anda yg tidak menyukai tantangan, bisa lewat jalur barat dan tidak menemui jurang ini. Hanya anda akan berhadapan dengan jalan makadam berdebu yg bkin batuk tentunya. Bagi sepeda motor tua, disarankan mengambil jalan memutar ke barat (Sumbermanjing kulon) dulu  daripada motor anda MRETHELI. 


Di Pantai Balekambang terdapat 3 pulau kecil, yaitu P.Hanoman, P. Wisanggeni dan P. Ismoyo. Ada sebuah pure di Pulau Ismoyo yang dijadikan sebagai tempat sembahyang masyarakat Hindu disana. Untuk menuju ke pure tersebut, ada sebuah jembatan dengan panjang 11 meter dan lebar 2 meter yang kondisinya sudah memprihatinkan namun masih dapat digunakan untuk menyebrang dengan selamat (alhamdulillaaahh)

Di sebelah barat P.Ismoyo terdapat P. Hanoman yang juga awalnya dihubungkan dengan sebuah jembatan, namun karna berbagai aktivitas angin, ombak, dan cuaca, jembatan itupun kini tnggal puing2.. hikz...(kagag bisa nyebrang kalo ndak renang). Pulau Hanoman ini menurut sejarahnya adalah pulau yang merupakan tempat persembunyian para laskar Diponegoro dalam menghimpun siasat. Dimulai dari tradisi berhimpun inilah pantai ini menjadi ramai.

Pantai ini memiliki pasir putih yang kasar dengan sisa2 organisme laut mati yang banyak di sebelah timur, sedangkan mulai dari P.Hanoman ke barat, karakteristik pasirnya lebih lembut dan terdapat batu karang besar.Batu ini terbentuk akibat aktivitas gelombang yang mengerosi karang.Batu-Batu ini kalo ndak salah namanya STACK,, yaitu tiang2 baru yang terpisah dari daratan, tersusun atas batuan resisten sehingga masih bertahan dari pukulan gelombang. (kata buku geomorfologi hasil karya dosen q kalo ndak slh ngunu)


Fasilitas yang tersedia di Pantai ini pun cukup memadai, dan pengunjung pun ramai memadati. (sampe ky dawet). Mulai dari musholla, pendopo, tempat menginap, pos polisi (kalo2 digangguin preman pantai) tempat parkir (plus tkng parkir yg gosonk) sampe persewaan peralatan wisata pantai. 


Namun kekurangan pantai ini bila dibanding Ngliyep, Kondang Merak, maupun Bajul mati adalah PANTAI nya terlalu RAMAI, dan pengelola kurang menjaga fasilitas umum yang ada. Jembatan yang menghubungkan pantai dengan pulau kecil yang ada pure nya pun rusak. Pengelola sangat tidak tanggap dengan keadaan ini. Padahal pengunjung di pantai ini sudah sangat ramai. Mungkin pengelola kurang memikirkan untuk ke depannya. Jika hal ini terus terjadi, mngkin 10 tahun ke depan Balekambang hanyalah pantai rusak yang tak lagi diminati oelah masyarakat Malang Raya..

Tapi, berhubung saya sedang dalam ekspedisi menyusuri pantai se Malang Raya,, jdi enjoy ajaaaahhh...
photo2 sepusna dah..
Selamat Liburaannn..
^_^

0 komentar:

Poskan Komentar